Warga Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, menampilkan pengelolaan lingkungan secara asri juga memiliki nilai ekonomi. Mayoritas warga serempak menanam sayur-mayur di halaman rumah.
Selain mampu dipanen untuk keperluan sendiri, sayur-mayur ini pun bisa dijual. Pemanfaatan lingkungan ini telah dirintis sejak tahun 2003 oleh warga setempat bernama Lala Gozali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiap rumah ada tanaman sayuran dan buah-buahan. Kebanyakan sayuran," kata warga Pondok Pekayon Indah bernama Kustini kepada detikFinance di Pameran Agrinex Expo 2015 di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (21/3/2015).
Di 4 RW tersebut, terdapat pula pusat pengolahan pupuk yang bisa dipakai untuk bercocok tanam warga. Untuk media tanam, warga mayoritas memanfaatkan polybag.
Berkat program ini, warga RW 8 sampai RW 11 kerap dikunjungi oleh warga dari kota lain untuk melakukan studi banding.
"Kita dijadikan percontohan. Banyak datang ke situ. Misal dari Bandung studi banding ke sini," jelasnya.
Dengan suasana asri, warga Pondok Pekayon Indah Bekasi Selatan merasa nyaman di dalam beraktivitas. Susana asri tersebut berpengaruh terhadap tingkat keamanan dan kondisi lingkungan.
"Di sana angka kriminal rendah dan lingkungannya asri," ujarnya.
Selain memanfaatkan halaman dan lingkungan sebagai area bertanam, warga juga terlibat aktif di dalam membuat kerajinan tangan. Aktivitas ini dilakukan oleh ibu-ibu.
"Ibu-ibu menjadi produktif dan mengurangi ngerumpi. Mereka memanfaatkan kain perca," tuturnya.
(feb/ang)










































