Panen Rumput Laut di NTB, Ini Pesan Menteri Susi

Panen Rumput Laut di NTB, Ini Pesan Menteri Susi

- detikFinance
Senin, 06 Apr 2015 14:42 WIB
Panen Rumput Laut di NTB, Ini Pesan Menteri Susi
Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hari ini blusukan ke Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk melakukan panen rumput laut. Di sana, Susi menegaskan Indonesia harus memperkuat posisi sebagai salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia.

Mengutip siaran tertulis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diterima di Jakarta, Senin (6/4/2015), Susi mengatakan upaya ini bisa dilakukan dengan memperkuat industri pengolahan rumput laut nasional, sehingga menjadi salah satu komoditas perikanan budidaya yang dapat menjadi unggulan ekspor Indonesia. Selain untuk meningkatkan nilai tambah produk, juga sekaligus untuk meningkatkan kemandirian.

Menurut Susi, total produksi rumput laut nasional saat ini telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Menurut data sementara KKP, produksi rumput laut nasional pada 2014 mencapai 10,2 juta ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini membuktikan bahwa rumput laut sangat bisa diandalkan sebagai sumber mata pencarian masyarakat pesisir. Selain karena cara budidayanya yang cukup mudah dan murah, pasarnya masih terbuka lebar.

Dengan kondisi ini, maka rumput laut memiliki posisi yang strategis dalam menopang perekonomian nasional melalui peningkatan penerimaan devisa negara sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya dan masyarakat sekitar lingkungan budidayanya.

"Sejalan dengan kebijakan Bapak Presiden, KKP akan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam hal membudidayakan rumput laut", kata Susi.

Susi mengungkapkan, Indonesia sebagai negara kepulauan dengan dua per tiga wilayahnya adalah lautan memiliki banyak kawasan yang sangat potensial untuk pengembangan budidaya rumput laut. Salah satu kawasan tersebut adalah Kabupaten Sumba Timur.

Sejak ditetapkan sebagai kawasan minapolitan perikanan budidaya pada 2010, produksi rumput laut di daerah ini terus mengalami peningkatan. Di mana tahun lalu total produksinya mencapai 2.400 ton.

Kawasan Minapolitan Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Sumba Timur juga merupakan kawasan minapolitan yang meraih kategori atau peringkat A. Kawasan ini telah berhasil mengintegrasikan sistem usaha dari hulu sampai hilir yang meliputi sistem produksi, pengolahan, dan pemasaran dengan didukung sarana prasarana yang memadai seperti transportasi dan sarana produksi.

"Ini dapat dijadikan contoh daerah lain yang memiliki potensi yang sama dengan Kabupaten Sumba Timur", ujar Susi.

Awalnya, pada 2010 produksi rumput laut basah di Kecamatan Pahunga Lodu sebagai kawasan utama minapolitan hanya 439,9 ton. Kemudian meningkat tajam menjadi 1.560,4 ton pada 2014, atau rata-rata 40% per tahun.

Potensi lahan budidaya rumput laut di Kabupaten Sumba Timur sangat luas, yakni mencapai 15.069,4 ha. Selain itu cuaca di daerah ini juga mendukung untuk budidaya rumput laut, sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah.

(wij/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads