Ini Daftar Proyek Transportasi Pemerintah, Jonan: Masyarakat Harus Pantau

ADVERTISEMENT

Ini Daftar Proyek Transportasi Pemerintah, Jonan: Masyarakat Harus Pantau

- detikFinance
Senin, 20 Apr 2015 17:52 WIB
Ilustrasi (Foto: dok.detikFinance)
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggarap puluhan proyek transportasi baru dan lanjutan di 2015. Proyek transportasi tersebut terbagi menjadi sektor transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Proyek ini dinilai penting karena dibangun di seluruh penjuru negeri, khususnya daerah perbatasan, terpencil, pedalaman, pulau terdepan, hingga daerah tertinggal.

Jonan mengajak masyarakat mengawasi proyek-proyek proyek baru dan proyek lanjutan di bawah pengelolaan Kemenhub ini.

"Tujuan mem-publish agar masyarakat bisa memantau perkembangannya sudah sejauh mana," kata Jonan saat berdiskusi dengan awak media di Kemenhub, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Jonan menjelaskan, proyek infrastruktur dan sarana transportasi yang layak secara bisnis akan dibiayai secara komersial oleh BUMN atau swasta. APBN, kata Jonan, hanya dipakai untuk membiayai proyek yang layak secara ekonomi tapi tidak layak secara bisnis sehingga pemerintah harus masuk di sana.

"Misal menurut saya KA bandara layak secara bisnis, silakan dibangun sendiri. Uangnya (APBN) bisa dipakai bangun rel di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua Barat," tuturnya.

Proyek trasnportasi yang masuk tahun anggaran 2015 ialah:
A. Transportasi Darat

  • Pembangunan dan rehabilitasi terminal di 17 kota.
  • Pembangunan ATCS di 12 kota.
  • Pengadaan 25 bus besar dan 25 bus sedang serta pengadaan 15 unit bus pemadu moda dan 1.050 unit Bus Rapid Transit.
  • Pembangunan dermaga sungai, danau dan penyeberangan sebanyak 67 lokasi (23 lokasi baru dan 44 proyek lanjutan).
  • Rehabilitasi dermaga sungai, danau dan penyeberangan sebanyak 52 lokasi.
  • Pembangunan 14 kapal penyeberangan.
  • Pengerukan alur penyeberangan di 5 lokasi.
  • Pembangunan rambu penyeberangan 16 unit dan rambu sungai-danau sebanyak 1.629 unit.

B. Transportasi Laut

  • Pembangunan 93 kapal perintis dengan rincian 1 unit kapal khusus ternak, 20 unit kapal rede transport, 9 unit kapal barang multipurpose dan docking repair 47 kapal negara perintis.
  • Pembangunan 170 pelabuhan laut yang sebagian besar sebagai pelabuhan singgah kapal perintis.
  • Pengerukan alur pelayaran di 13 lokasi.
  • Pembangunan dan rehabilitasi SBNP sebanyak 220 paket.
  • Pembangunan sistem telekomunikasi pelayaran 23 paket.
  • Rehabilitasi kapal navigasi 12 unit.
  • Pembangunan dan rehabilitasi jetty kenavigasian 35 lokasi.
  • Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendukung kenavigasian sebanyak 71 paket.
  • Pengadaan 5 unit kapal induk kenavigasian dan 5 unit kapal pengamat perambuan.
  • Pembangunan 75 unit kapal patroli.

C. Transportasi Udara

  • Perpanjangan dan pelebaran runway di 35 bandara
  • Pembangunan bandara baru (lanjutan) di 19 lokasi.
  • Pembangunan dan pengembangan bandara di daerah rawan bencana di 57 lokasi.
  • Pembangunan bandara untuk membuka daerah terisolir di 49 lokasi.
  • Pembangunan bandara wilayah perbatasan di 26 lokasi
  • Pembangunan dan penyediaan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan di 118 bandara.

D. Transportasi Perkeretaapian

  • Pembangunan jaringan KA Sumatera.
  • Pembangunan jaringan KA Jawa.
  • Pembangunan jaringan KA Sulawesi.
  • Studi perencanaan pembangunan jaringan KA Kalimantan.
  • Studi perencanaan pembangunan jaringan KA Papua Barat.
(feb/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT