BPS: Premium Naik 30 Persen, Inflasi Bertambah 0,56 Persen

BPS: Premium Naik 30 Persen, Inflasi Bertambah 0,56 Persen

- detikFinance
Kamis, 17 Feb 2005 16:02 WIB
Jakarta - BPS memperkirakan kenaikan premium sebesar 30 persen akan menambah inflasi sebesar 0,56 persen. Namun angka tersebut belum memperhitungkan dampak psikologis."Kalau dampak psikologisnya kita belum bisa hitung karena sangat complicated," kata Kepala BPS Choiril Maksum dalam raker antara BPS dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2005). Berdasarkan simulasi BPS, jika premium dinaikkan 40 persen, maka akan memberi tambahan inflasi 0,74 persen. Sedangkan jika premium naik 60 persen, maka tambahan inflasinya sebesar 1,12 persen. Sementara untuk jenis BBM solar, jika dinaikkan 10 persen, maka akan memberi tambahan inflasi sebesar 0,0083 persen. Jika naik 29 persen akan memberi tambahan inflasi 0,0165 persen dan jika naik 30 persen akan menambah inflasi 0,0248 persen.Untuk jenis minyak tanah, jika dinaikkan 5 persen akan memberi dampak penambahan inflasi 0,0621 persen, naik 10 persen menambah inflasi 0,1243 persen dan jika dinaikkan 15 persen, akan menambah inflasi 0,1864 persen.Choiril juga menyebutkan, berdasarkan simulasi BPS, untuk kenaikan tarif listrik sebesar 5 persen akan menambah inflasi 0,1785 persen, kenaikan 10 persen memberi tambahan inflasi 0,357 persen dan kenaikan 15 persen memberi tambahan inflasi 0,5355 persen. Kenaikan tarif telpon sebesar 15 persen akan memberi tambahan inflasi sebesar 0,3604 persen, kenaikan 20 persen memberi tambahan inflasi 0,4805 persen dan kenaikan 25 persen memberi tambahan inflasi 0,6007 persen. Dalam kenaikan gas elpiji sebesar 20 persen akan memberikan tambahan inflasi 0,1571 persen, kenaikan gas elpiji 30 persen akan memberi tambahan inflasi 0,2357 persen dan kenaikan harga gas elpiji 40 persen akan menambah inflasi 0,3143 persen. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads