Mentan: Impor Beras Belum Perlu Dilakukan

Mentan: Impor Beras Belum Perlu Dilakukan

- detikFinance
Kamis, 17 Feb 2005 19:20 WIB
Jakarta - Pemerintah memandang impor beras belum perlu dilakukan dalam waktu dekat untuk mempertahankan stok nasional. Sebab sampai saat ini produksi beras nasional dinilai masih dalam tingkat yang aman."Prediksi produksi padi gabah kering giling untuk tahun 2005 masih 54 juta ton. Jadi belum perlu impor beras sampai kita mengetahui hasil panen raya nanti," kata Menteri Pertanian Anton Apriantono usai rapat terbatas bidang ekonomi di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/2/2005).Anton mengakui, jumlah prediksi 54 juta ton ini lebih kecil dibandingkan produksi tahun 2004. Namun penurunannya sangat tipis dan tidak membawa pengaruh yang terlalu jauh. Penurunan itu, menurut Anton, disebabkan panjangnya musim hujan dan terjadinya bencana banjir di beberapa sentra produksi beras akhir-akhir ini. Pernyataan Anton tersebut sekaligus merupakan jawaban terhadap kekhawatiran Bulog bahwa pemerintah tidak mampu memenuhi target pengadaan stok beras nasional sebesar 2,2 juta ton.Kekhawatiran itu berlandaskan pada prediksi akan terjadinya kekeringan pada kwartal kedua tahun 2005 sebagai akibat badai El Nino.Lebih lanjut Anton mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan gagal panen, tapi itu bukan berarti membuka keran impor beras yang sudah ditutup hingga Juni tahun ini. Terlebih, tambah Anton, BMG memprediksi tidak ada kekeringan yang ekstrim akibat musim kemarau nanti."Kalaupun harus impor, kita masih cukup waktu untuk melakukannya, tidak harus tergesa-gesa," tegas Mentan. (ast/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads