Jepang, AS, Hingga Interpol Siap Bantu Faisal Basri Berantas Mafia Ikan

Jepang, AS, Hingga Interpol Siap Bantu Faisal Basri Berantas Mafia Ikan

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 23 Jun 2015 09:36 WIB
Jepang, AS, Hingga Interpol Siap Bantu Faisal Basri Berantas Mafia Ikan
Jakarta - Faisal Basri segera membantu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berantas praktik pencurian ikan (illegal fishing). Ia mengaku, Jepang, Amerika Serikat (AS), hingga International Criminal Police Organization (Interpol) siap membantunya memberantas para mafia ikan tersebut.

"Mafia ikan ini lebih ngeri lho daripada mafia minyak. Saya salut lihat Bu Susi yang berani. Saya lihat ini tantangan bagi saya untuk bantu Bu Susi," kata Faisal Basri ketika berkunjung ke kantor detikcom dan CNN Indonesia, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Faisal mengungkapkan, keberadaannya di Tim Anti Illegal Fishing juga akan semakin terbantu, dengan adanya bala bantuan dari berbagai negara, yang mendukung pemberantasan praktik illegal fishing di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bersyukur, saya belum apa-apa Jepang mau bantu, Amerika mau bantu khususnya melalui bantuan satelitnya yang canggih, Interpol juga. Karena memang mafia ikan ini ada di segala lini, lebih ngeri daripada di migas (minyak dan gas bumi). Karena di sini ada perbudakan manusia juga, ngerilah pokoknya," ucap Faisal.

Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas ini menambahkan, dirinya tidak akan lama lagi akan bergabung bersama Menteri Susi dan Tim Satgas Anti Mafia Illegal Fishing yang dipimpin Mas Achmad Santosa untuk memberantas keberadaan mafia ikan.

"Tidak lama lagi, tapi jujur saya juga belum ketemu lagi dengan Bu Susi, harusnya kemarin tapi kami sama-sama ada keperluan, jadi ditunda, kemungkinan dalam waktu dekat. Bu Susi sudah minta saya secepatnya bergabung," tutup Faisal.

(rrd/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads