Saat menjelang Lebaran harga bahan pangan pokok lain seperti daging sapi juga daging ayam harganya naik, justru harga ikan turun. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan harga ikan pada bulan puasa dan menjelang Lebaran secara rata-rata turun 10% secara nasional.
Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saud P Hutagalung mengatakan ikan-ikan tersebut adalah ikan budidaya seperti ikan mas, ikan nila, ikan bandeng dan ikan-ikan lainnya.
"Tak seperti daging sapi, ikan dari waduk itu harganya turun 10-15%. Jadi bukannya naik, biasanya pas mau lebaran itu naik," kata Saud di kantornya, Jalan M Ridwan Rais, Jakarta, Senin (6/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa juga harga ikan tidak semelonjak tahun lalu. Pertama memang bulan Puasa tahun ini bersamaan dengan daftar sekolah. Jadi pemasukan ini untuk daftar sekolah dulu," tuturnya.
Dikatakan Saud, pasokan ikan sudah melimpah sejak awal bulan puasa karena para nelayan bekerja 'lembur'. "Sekarang mereka panen budidaya. Tapi pasar itu daya serapnya per hari. Banyak itu ada bandeng, ikan, mas, nila," tuturnya.
Saud tak menyebutkan per komoditas harga ikan-ikan yang turun. Namun, berdasarkan data dari KKP, kini di beberapa pasar harga ikan relatif stabil dan tak mengalami pergerakan. Contohnya bandeng di Jakarta berada di harga Rp 19.000/kg, sementara harga di luar kewajaran berada pada level Rp 25.000-27.000/kg.
Sementara harga ikan kembung di Pasar Ciroyom, Bandung misalnya dihargai Rp 20.000/kg, layang Rp 15.000/kg, bentong Rp 18.000/kg, banyar Rp 30.000/kg dan bawal hitam Rp 50.000/kg.
(zul/hen)










































