Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, setiap tahun pemerintah menganggarkan Rp 150 triliun untuk bunga utang. Dengan demikian, Indonesia tidak pernah bermasalah dalam pembayaran utang.
"Kita enggak pernah ada issue (masalah) bayar utang. Nggak ada masalah," kata Bambang di kantornya, Jakarta, Rabu (15/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasio utang Indonesia hanya 25% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Artinya masih banyak ruang yang aman.
Berbeda dengan beberapa negara di bawah ini yang rasio utangnya melebihi PDB alias tekor:
- Jepang, dengan rasio utang 227,2%. Dari rasio di 2014 sebesar 165,5$
- Yunani, dengan rasio utang 175,1%. Dari rasio di 2014 sebesar 98,6%
- Italia, dengan rasio utang 132,6%. Dari rasio di 2014 sebesar  103,9%
- Portugal, dengan rasio utang 129%. Dari rasio di 2014 sebesar  57,6%
- Singapura, dengan rasio utang 105,5%. Dari rasio di 2014 sebesar 98%
- Amerika Serikat (AS), dengan rasio utang 101,5%. Dari rasio di 2014 sebesar 62,7%
- Belgia, dengan rasio utang 101,5%. Dari rasio di 2014 sebesar 94,2%










































