Jonan bersama rombongan sempat diajak berkeliling area pabrik menyaksikan proses perakitan bus dari chasis hingga menjadi bus utuh.
"Ini chasis dari bus merek Scania Swedia. Ini dibawa dari Swedia. Ini bus gandeng untuk TransJakarta. Badannya dari kita," kata Direktur Teknik CV Laksana, Stefan Arman saat menjelaskan proses perakitan bus kepada rombongan di Line Produksi CV Laksana, Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk proyek pengadaan tahap I, Laksana akan mengerjakan 350 unit bus BRT. Usai menerima penjelasan, Jonan bersama rombongan ikut menjajal menggunakan bus made in Ungaran keliling area pabrik.
Dengan menggunakan kemeja putih dan kaca mata hitam, Jonan sempat bergaya layaknya seorang pengemudi bus buatan Laksana. Sambil memegang stir, Jonan mencoba merasakan sensani kursi dan alat kemudi.
Sesekali, ia sempat membunyikan klakson bus. Hal ini membuat kaget para tamu undangan yang berada di luar bus.
Usai menjajal bus, Jonan mengaku terkesan dengan kualitas bus yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu.
"Secara sepintas, sudah oke," tuturnya.
(feb/ang)











































