Dampak Kemarau, Penggilingan Padi Mulai Setop Operasi

Dampak Kemarau, Penggilingan Padi Mulai Setop Operasi

Muhammad Idris - detikFinance
Sabtu, 08 Agu 2015 18:15 WIB
Dampak Kemarau, Penggilingan Padi Mulai Setop Operasi
Jakarta - Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah sentra produksi padi di Pulau Jawa membuat aktivitas penggilingan padi ikutan menurun. Tidak sedikit, penggilingan padi mulai menutup sementara operasinya akibat seretnya pasokan padi dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Umum Asosiasi Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso mengatakan, musim kemarau ini merupakan imbas dari El Nino. Aktivitas El Nino mulai berdampak terhadap kekeringan lahan pertanian.

"Data tepatnya saya tidak punya. Karena kita kan perkumpulan saja, asosiasi yang menaungi penggilingan, jadi banyak anggota kita di daerah yang sampaikan kalau banyak sampai ribuan penggilingan yang mulai tutup," kata Sutarto pada detikFinance, Sabtu (8/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses penggilingan akan mulai menggeliat kembali saat memasuki musim panen. Selain karena kekeringan, penutupan penggilingan padi dilakukan karena merupakan siklus musim giling.

"Artinya agar penggilingan bekerja 8 jam sehari, dan 24 hari dalam sebulan, penggilingan optimal hanya buat 3 bulan saja. Makanya banyak yang tutup, terlebih setelah kemarau ini," jelas eks Dirut Perum Bulog ini.

(feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads