"Mungkin ya Rp 750 miliar," ungkap Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/8/2015)
Bulog tidak akan meminta pendanaan dari pemerintah. Menurut Djarot perputaran uang dari perdagangan sapi ini cukup cepat, sehingga banyak lembaga pembiayaan yang akan tertarik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, Bulog akan menggandeng beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta untuk membantunya dalam hal infrastruktur seperti PT RNI.
"Kita ada kawan-kawan. berdikari, RNI juga swasta. Beberapa kita gandeng. Bukan titip, kerja sama saling menguntungkan," ujar Djarot.
(mkl/hen)











































