Seperti dikutip dari situs resmi Japan External Trade Organization (Jetro) www.jetro.go.jp, Minggu (16/8/2015). Terdapat 3 rute yang jadi alternatif dalam studi tersebut yaitu Jakarta-Bandung-Cirebon, Jakarta-Cirebon (Coastal Line/Pinggir Pantai) dan Jakarta-Gedebage (Bandung).
Jalur Jakarta-Cirebon via Bandung terbagi menjadi dua, yaitu yang berakhir di Gedebage dan lanjut sampai Cirebon. Berikut perbandingan ketiga jalur tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panjang Lintasan:
- Jakarta-Bandung-Gedebage 144,6 km sebagai jalur pertama kereta cepat shinkansen.
- Jakarta-Bandung-Cirebon sepanjang 256 km menghubungkan tiga kota besar Bandung-Karawang-Kertajati yang juga direncanakan akan dibangun bandara internasional (Bandara Kertajati).
- Jakarta-Cirebon (Coastal Line) menghubungkan Jakarta Cirebon dalam jarak tempuh terpendek yang bisa dilalui sepanjang 207 km, dengan rute pantai utara jawa (Pantura).
Waktu Tempuh, Tarif dan Stasiun:
- Jakarta-Bandung waktu tempuh 37 menit, tarif Rp 220.000 stasiun yang dilalui Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung-Gedebage
- Jakarta-Bandung-Cirebon waktu tempuh 70 menit, tarif Rp 380.000 stasiun yang dilalui Jakarta-Bekasi-Cikarang-Karawang-Bandung-Gedebage-Sumedang-Kertajati-Cirebon
- Jakarta-Cirebon (Coastal Line) waktu tempuh 49 menit, tarif Rp 300.000 stasiun yang dilalui Jakarta-Bekasi-Cikarang-Cikampek-Cirebon
Lahan dan Pemukiman Kena Gusur:
- Jakarta-Bandung-Gedebage perlu lahan 222 hektar dan 1.200 - 1.800 rumah tangga kena dampak
- Jakarta-Bandung-Cirebon perlu lahan 430 hektar 2.000-3.000 rumah tangga kena dampak
- Jakarta-Cirebon (Coastal Line) perlu lahan 360 hektar 1.500 - 2.000 rumah tangga kena dampak
Jumlah Penumpang Pada 2020:
- Jakarta-Bandung-Gedebage 39.000 orang/hari, meningkat jadi 127.000 orang/hari pada 2050.
- Jakarta-Bandung-Cirebon 57.000 orang/hari, meningkat jadi 171.000 orang/hari pada 2050.
- Jakarta-Cirebon (Coastal Line) 17.000 orang/hari, meningkat jadi 40.000 orang/hari pada 2050.
Total biaya (konstruksi, lahan, dan kereta):
- Jakarta-Bandung 495,534 miliar yen atau Rp 54 triliun
- Jakarta-Bandung-Cirebon 726,370 miliar yen atau Rp 80 triliun
- Jakarta-Cirebon (Coastal Line) 584,156 miliar yen atau Rp 64 triliun