Sebanyak 31 peneliti mempresentasikan hasil kajian terbaiknya dalam acara konferensi internasional di Bappenas bertema 'Best Development Practice and Policy', di Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (19/8/2015).
Sofyan Djalil di depan para peneliti menyinggung beberapa isu terkait topik-topik riset yang menjadi fokus diantaranya ketahanan pangan, ketahanan energi, kemaritiman dan pariwisata. Diantaranya termasuk rencana mogok jualan oleh pedagang ayam, illegal fishing, kelangkaan energi, hingga membuat Indonesia seperti Maldives dalam sektor pariwisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal ketahanan energi, menurut Sofyan Indonesia tengah dihadapkan pada tantangan memenuhi kebutuhan energi dari sumberdaya yang ada di dalam negeri.
"Saya yang cukup khawatir dengan ketahanan energi. Sumber daya kita ketahui kaya energi baru terbarukan. Kita lama terlena dengan minyak. Saat ini harga minyak turun, sangat sedikit perusahaan asing yang tertarik berinvestasi di dalam negeri saat ini," ujar Sofyan.
Terkait kemaritiman, Sofyan menyampaikan upaya pemerintah memberantas illegal fishing dan menyusun kebijakan terkait hal tersebut telah mampu menyelamatkan ikan-ikan di laut RI.
(hen/hen)











































