Di Depan Periset Dunia, Sofyan Djalil Bahas Daging Hingga Illegal Fishing

Di Depan Periset Dunia, Sofyan Djalil Bahas Daging Hingga Illegal Fishing

Lani Pujiastuti - detikFinance
Rabu, 19 Agu 2015 10:51 WIB
Di Depan Periset Dunia, Sofyan Djalil Bahas Daging Hingga Illegal Fishing
Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil hari ini bertemu dengan para peneliti dalam negeri hingga internasional dari berbagai negara.

Sebanyak 31 peneliti mempresentasikan hasil kajian terbaiknya dalam acara konferensi internasional di Bappenas bertema 'Best Development Practice and Policy', di Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (19/8/2015).

Sofyan Djalil di depan para peneliti menyinggung beberapa isu terkait topik-topik riset yang menjadi fokus diantaranya ketahanan pangan, ketahanan energi, kemaritiman dan pariwisata. Diantaranya termasuk rencana mogok jualan oleh pedagang ayam, illegal fishing, kelangkaan energi, hingga membuat Indonesia seperti Maldives dalam sektor pariwisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi pagi saya lihat televisi, pedagang di Bandung Mogok jual daging ayam, dua minggu lalu pedagang mogok jual daging sapi. Barangkali ini puncak permasalahan, barangkali policy-nya yang harus kita perbaiki. Saya dengar Rp 17 triliun dana untuk swasembada daging," jelas Sofyan.

Soal ketahanan energi, menurut Sofyan Indonesia tengah dihadapkan pada tantangan memenuhi kebutuhan energi dari sumberdaya yang ada di dalam negeri.

"Saya yang cukup khawatir dengan ketahanan energi. Sumber daya kita ketahui kaya energi baru terbarukan. Kita lama terlena dengan minyak. Saat ini harga minyak turun, sangat sedikit perusahaan asing yang tertarik berinvestasi di dalam negeri saat ini," ujar Sofyan.

Terkait kemaritiman, Sofyan menyampaikan upaya pemerintah memberantas illegal fishing dan menyusun kebijakan terkait hal tersebut telah mampu menyelamatkan ikan-ikan di laut RI.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads