Peternak Sempat Libur, Mentan: Hari Ini Stok Ayam Mulai Normal

Peternak Sempat Libur, Mentan: Hari Ini Stok Ayam Mulai Normal

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 20 Agu 2015 18:58 WIB
Peternak Sempat Libur, Mentan: Hari Ini Stok Ayam Mulai Normal
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, penyebab utama kenaikan harga ayam karena berkurangnya suplai dari peternak ayam.

Para peternak tidak melakukan pemeliharaan ketika libur panjang lebaran pada 13-20 Juli 2015 lalu, sehingga otomatis mengurangi suplai ke pasar.

"Kan ada long weekend (Lebaran), peternak libur tidak pelihara ayam. Kita berasumsi bahwa setelah lebaran harga ayam jatuh, ternyata tidak. Sekarang baru bisa normal lagi," kata Amran usai pertemuan dengan para peternak unggas di Kantornya, Jakarta, Kamis (20/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekurangan stok ayam ini berefek hingga sekarang karena penggemukan ayam bibit (day old chick/DOC) memakan waktu hingga kira-kira sebulan. Amran mengklaim, stok ayam saat ini sudah kembali normal karena ayam-ayam sudah siap dipotong.

"Stok kurang, tapi hari ini sudah normal kembali," ujarnya.

Ia menambahkan, harga ayam di tingkat peternak stabil, tidak mengalami lonjakan sejak lebaran, sehingga seharusnya harga tidak sampai Rp 40.000/kg di pasar.

"Harga berada pada Rp 17.000-20.000 per kg di peternak, tidak pernah berubah sesungguhnya, tetap seperti sebelum Ramadhan. Harga tidak mungkin mencapai Rp 40.000/kg" katanya.

Hari ini, Kementan dan peternak unggas sepakat membentuk tim yang terdiri dari 4-5 orang, 2 orang dari Kementan dan 2-3 orang dari peternak unggas. Dengan begitu, diharapkan kenaikan atau anjloknya harga unggas dapat segera direspons dengan cepat oleh pemerintah.

"Ini yang mengkomunikasikan semua persoalan, bukan saja ayam. Tim cukup 4-5 orang, dari Kementan 2 orang dan pengusaha unggas 2-3 orang. Seluruh pengusaha unggas berjanji tidak menaikkan harga. Saya percaya mereka," pungkas Amran.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads