Untuk Subsidi BBM, PKS Usul Cukai Rokok Naik 400 Persen

Untuk Subsidi BBM, PKS Usul Cukai Rokok Naik 400 Persen

- detikFinance
Jumat, 25 Feb 2005 13:10 WIB
Solo - PKS menolak rencana kenaikan BBM karena dianggap tidak tepat pada waktunya. Untuk menutup subsidi BBM yang mencapai Rp 10 triliun per bulan, PKS mengusulkan kenaikan cukai rokok hingga 400 persen dan menekan angka kehilangan (losses) dana APBN yang saat ini mencapai 30 persen menjadi 10 persen."Di tengah berbagai bencana besar yang menimpa sejumlah daerah di tanah air seperti sekarang ini, maka dalam hemat kami bukan momentum yang tepat untuk menaikkan harga BBM. Situasi ekonomi masyarakat masih belum ada peningkatan yang mencukupi untuk menerima kenaikan harga."Hal disampaikan Pjs Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada wartawan usai membuka Rakor V Wilayah Dakwah III PKS di Hotel Quality, Solo, Jumat (25/2/2005).Untuk menutup defisit anggaran karena harus memberikan subsidi Rp 10 triliun per bulan, PKS mengusulkan dua kebijakan yang bisa ditempuh oleh Pemerintah. Pertama, menaikkan cukai rokok sebesar 400 persen. Kedua, menekan angka kehilangan atau kebocoran di APBN."Dengan kenaikan cukai rokok 400 persen maka dana sekitar Rp 30 triliun tiap bulanya bisa dikumpulkan. Sedangkan losses di APBN saat ini mencapai 30 persen. Angka itu mencapai ratusan triliun rupiah. Kalau saja losses di APBN itu bisa ditekan hingga 10 persen maka sebetulnya sudah tidak aa kesulitan lagi bagi Pemerintah untuk menutup subsidi BBM," papar Tifatul. (nrl/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads