Sebagian besar masih berupa jalan tanah. Bahkan, dari 2.101 km jalan paralel, sepanjang 703 km masih terputus karena tertutup hutan dan sama sekali belum memiliki alur jalan, sehingga harus membelah hutan belantara.
Berikut rinciannya berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga Kemeterian PU dan Perumahan Rakyat yang dikutip detikFinance, Kamis (20/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Temajuk-Aruk sepanjang 82,31 km. Saat ini 5,5 km telah beraspal, 31,30 km masih berupa jalan tanah dan 45,51 km belum tersambung.
- Aruk-Seluas sepanjang 52,54 km. saat ini 3 km telah beraspal, 26,96 km masih berupa jalan tanah dan 22,58 km belum tersambung.
- Seluas-Balaikarangan sepanjang 84,08 km. saat ini 3,25 km telah beraspal, 17,73 masih berupa jalan tanah, 63,11 km belum tersambung.
- Balaikarangan-Rasau sepanjang 99,16 km. Belum memiliki jalan beraspal, 58,4 km masih berupa jalan tanah, 40,76 km belum tersambung.
- Rasau-Sepulau sepanjang 99,16 km. Sama sekali belum beraspal, 24,85 km masih berupa jalan tanah, 75,12 km belum tersambung.
- Sepulau-Nanga Badau sepanjang 89,64 km. Saat ini 64,32 km sudah beraspal, 21,68 km masih berupa jalan tanah, 3,64 km belum tersambung
- Nanga Badau-Lanjak sepanjang 52,9 km sudah beraspal 100%
- Lanjak-Tanjung Kerja sepanjang 82,42 km. Saat ini 63,81 km sudah beraspal, 18,61 km masih berupa jalan tanah.
- Tanjung Kerja-Pitusbau-Nanga Era sepanjang 74,84 km. Saat ini 44,84 km sudah beraspal, 30 km masih berupa jalan tanah.
- Nanga Era-Batas Kaltim/Kalbar sepanjang 72,50 km. Sama sekali belum beraspal, 17,80 km masih berupa jalan tanah, 54,70 km belum tersambung.
- Batas Kaltim/Kalbar-Tiong Ohang sepanjang 40 km sama sekali belum tersambung.
- Tiong Ohang- Long Pahangai sepanjang 90,01 km. Sama sekali belum beraspal, 48,15 km masih berupa jalan tanah, 41,86 km belum tersambung.
- Long Pahangai-Long Boh sepanjang 37 km sama sekali belum tersambung.
- Long Pangahai-Longapari sepanjang 26 km seluruhnya masih belum tersambung.
- Long Boh-Mentulang sepanjang 96 km seluruhnya masih berupa jalan tanah.
- Mentulang-Long Nawang sepanjang 48 km seluruhnya masih berupa jalan tanah.
- Long Nawang- Longbujungan sepanjang 122,30 km. Sama sekali belum beraspal, 70,12 km masih berupa jalan tanah dan 52,18 km belum tersambung
- Long bujungan-Long Kemuat sepanjang 53 km. Sama sekali belum beraspal, 17 km masih berupa jalan tanah dan 36 km belum tersambung.
- Long Kemuat-Langap sepanjang 118 km. Sama sekali belum beraspal, 56,04 km masih berupa jalan tanah dan 61,96 km belum tersambung.
- Langap-Malinau sepanjang 53 km. Seluruhnya masih berupa jalan tanah.
- Malinau-Mensalong sepanjang 28,6 km, seluruhnya telah beraspal.β
- Mensalong-Simanggaris sepanjang 131,52 km, seluruhnya sudah beraspal.
- Mensalong-Simanggaris sepanjang 20,69 km sudah beraspal sempurna 100%
- Malinau-Longbawan sepanjang 192,6 km. Saat ini 16,5 km sudah beraspal, 161,37 km masih berupa jalan tanah dan 14,73 km masih belum tersambung.
- Longbawan-Long Midang sepanjang 40 km seluruhnya belum tersambung.
- Lingkar Pulau Sebatik sepanjang 77 km seluruhnya belum tersambung











































