Hari ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani tiga Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dengan nilai Rp 21,6 triliun.
Tiga ruas tol tersebut adalah:
- Jalan Tol Bakauheni-Terbangi Besar 140,93 km jalan utama dan 14,50 km jalan akses
- Jalan Tol Palembang-Indralaya 21,93 km jalan utama dan 2,55 km jalan akses
- Jalan Tol Soreang-Pasir Koja sepanjang 8,15 km.
"Ini satu bukti investasi terus berjalan. Di mana, pembangunan tol akan terus berjalan dan akan berkontribusi pada kegiatan ekonomi di wilayah-wilayah yang dilalui jalan tol ini dan nasional secara keseluruhan," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, ditemui usai penandatangan PPJT 3 ruas jalan tol, di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (4/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau sudah ditandatangan, argo sudah mulai jalan. Artinya, dari ketiga ruas ini akan diselesaikan paling lambatnya ada 2016, 2017, dan 2018," ujar Basuki.
Hadir dalam penandatanganan tersebut adalah Direktur Utama PT Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra, yang bertanggungjawab mengerjakan jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan Palembang-Indralaya.
Selain itu hadir pula Direktur Utama PT Citra Marga Lintas Jabar, Bagus Medi Suarso, yang mengelola jalan tol Soreang-Pasir Koja.
(dna/dnl)










































