Ekonomi Lesu Hingga PHK, Pengusaha: Ibarat Maju Kena Mundur Kena

Ekonomi Lesu Hingga PHK, Pengusaha: Ibarat Maju Kena Mundur Kena

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 07 Sep 2015 17:12 WIB
Ekonomi Lesu Hingga PHK, Pengusaha: Ibarat Maju Kena Mundur Kena
Jakarta - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia mencurahkan nasib pelaku usaha saat ini ketika ekonomi lesu. Bahkan pengusaha dihadapkan dengan kondisi sulit yaitu pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini membuat pengusaha serba salah karena kinerja perusahaan tak baik, di sisi lain harus menjaga tak ada PHK.

"Posisi kita ibaratkan maju kena mundur kena. Serba sulit, banyak uang nganggur, PHK banyak, stimulus tidak turun, itu kaya kondisi tahun 1998," kata Bahlil dalam sebuah diskusi ekonomi 'Daya Tahan Ekonomi Indonesia' di Menteng, Jakarta, Senin (7/9/2015)

Bahlil mengatakan, seharusnya pemerintah belajar dari krisis 1998. Pada waktu itu, sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) bertahan, sedangkan perusahaan besar banyak yang kolaps.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau yang digerakan kewirausahaan dan sektor UKM itu pertumbuhan ekonomi lebih cepat, lebih dominan," katanya.

Pengusaha asal Papua ini berharap, pemerintah bisa menggeser pusat kegiatan ekonomi janganlah bertumpu di Jakarta, Jawa Barat, Banten. Ia berharap ada program peningkatan UKM dan pemberdayaan ekonomi di daerah.

"Coba pemerintah proteksi pengusaha pemula. Daripada tukar-tukar kartu, ada kartu pintar, kartu sehat, dan kartu-kartu lain," katanya.

Menurutnya ekonomi yang berorientasi nilai tambah harus didorong mulai dari usaha kecil menengah hingga besar.

"Makanya, dari zaman VOC kita ekspor pala sama cengkeh, sampai sekarang pun masih sama ekspornya pala dan cengkeh. Ratusan tahun nggak ganti, nggak ada nilai tambahnya," katanya.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads