Follow detikFinance
Selasa, 08 Sep 2015 11:38 WIB

Jalur Rel Kereta 'Mati' Banjar-Pangandaran Bakal Dibangkitkan Lagi

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jakarta - Jalur rel kereta Banjar-Pangandaran-Cijulang, Jawa Barat, sepanjang 82 km menjadi salah satu jalur kereta yang akan kembali diaktifkan lagi (reaktivasi) oleh pemerintah. Jalur rel kereta ini sudah lama 'mati' sejak penutupan operasi layanan kereta pada 1981 lalu.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) punya program membangkitkan lagi rel-rel 'mati' yang terbengkalai. Dana yang dibutuhkan untuk membangkitkan lagi rel-rel mencapai triliunan rupiah, termasuk untuk jalur Banjar-Pangandaran-Cijulang, yang kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Berdasarkan program reaktivasi jalur KA 2015-2019, ada 438 km jalur rel yang akan direaktivasi dengan kebutuhan biaya sebesar Rp 12 triliun. Berikut data yang dikutip dari Ditjen Perkeretaapian, Kemenhub, Selasa (8/9/2015).

  • Padang Panjang–Bukit Tinggi–Payakumbuh (Sumbar)
  • Muaro Kalaban–Muaro (Sumbar)
  • Tanjung Karang–Pelabuhan Panjang (Lampung)
  • Cilegon–Anyer Kidul (Banten)
  • Rangkasbitung–Labuan–Saketi–Bayah (Tahap I) ( (Banten)
  • Cangkring–Pelabuhan Cirebon (Jabar)
  • Banjar–Pangandaran–Cijulang (Jabar)
  • Purwokerto–Wonosobo (Jateng)
  • Semarang–Pelabuhan Tanjung Emas (Jateng)
  • Jombang–Babat–Tuban (Jatim)
  • Kalisat–Panarukan (Jatim)
  • Binjai–Besitang (Sumut)
  • Pariaman–Naras (Sumbar)
  • Naras–Sungai Limau (Sumbar)
  • Rancaekek–Tanjung Sari (Jabar)
  • Tanjung Sari–Kertajati (Jabar)
  • Cirebon–Kadipaten (Jabar)
  • Kedung Jati–Tuntang (Jateng)
  • Yogyakarta–Magelang (Yogyakarta – Jateng)
  • Perkotaan Surabaya (Tram) (Jatim)
Kemenhub mencatat ada sekitar 3.343 kilometer (km) jalur kereta yang sudah lama tidak dipergunakan dari total 8.159 km atau sekitar 40% yang kondisinya 'mati' atau terbengkalai

(feb/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed