Hari ini, proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) diresmikan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung hadir meresmikan proyek yang digarap PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan, melaporkan rencana pembangunan kereta ringan (LRT) ini ke Jokowi di depan Taman Anggrek, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Saat menjelaskan proyek LRT, Kiswo menyebut proyek LRT yang dibangun pada jalur layang bakal dikendalikan secara otomatis tanpa masinis (driverless).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kiswo juga menjelaskan, LRT yang dikembangkan bakal terkoneksi dengan moda transportasi di dalam kota Jakarta seperti Mass Rapid Transit (MRT), KRL Commuter, Bus Trans Jakarta.
"Semua dibangun di tepi jalan dan melayang," jelasnya.
Selain terkoneksi, LRT mampu mengurai kepadatan jalan raya dari pinggiran kota Jakarta. Alasannya, moda LRT mampu membawa penumpang 24.000 orang per tujuan per jam. Tahap awal, LRT akan membentang dari Cibubur-Cawang-Dukuh Atas dan Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas. (feb/dnl)











































