Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menyatakan, dalam 8 bulan pertama, kementeriannya hingga saat ini telah berhasil menurunkan angka kecelakaan hingga 20-30% dibanding tahun lalu. Tahun depan, untuk menurunkan angka kecelakaan lebih kecil, pihaknya berencana menambah alokasi anggaran untuk keselamatan transportasi.
"Itu yang utama kita canangkan soal keselamatan transportasi. Usulan RAPBN 2016 kita akan alokasikan peningkatan keselamatan transportasi jadi besar sekali. Kita anggarkan 20% untuk alokasi ini," kata Jonan saat membuka Pameran Transportasi Indonesia di Gedung SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Rabu (16/9/2015).
Dalam Rancangan APBN 2016, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapatkan alokasi anggaran Rp 50,1 triliun. Dengan anggaran tersebut, Jonan memastikan sekitar Rp 10 triliun dipakai untuk peningkatan keselamatan transportasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Spirit-nya kan zero accident. Saya pas jadi Direktur KAI, kalau ada kecelakaan semuanya tidak berguna. Mau meeting, rencana bisnis, kalau ada kecelakaan, itu tidak ada artinya," kata Jonan.
"Saya mau (kecelakaan) semua 4 moda transportasi darat, laut, udara, kereta harus turun. Sekarang saja secara keseluruhan turun 20-30%. Darat ini yang paling besar," tutupnya.
(dnl/dnl)











































