Laporan dari Dili

Ekspansi ke Timor Leste, Citilink Buka Rute Denpasar-Dili

Edward Febriyatri Kusuma - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2015 15:42 WIB
Dili -

PT Citilink Indonesia tengah mengembangkan sayap bisnisnya ke ranah international. Salah satunya dengan membuka rute penerbangan Denpasar-Dili (Timor Leste) sebagai upaya untuk memperkuat pasar International.

"Ini merupakan kerja sama strategis dengan Air Timor melalui pola kerja sama penerbangan charter berjadwal yang saling menguntungkan, tidak hanya dalam skala bisnis tetapi juga memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Timor Leste dan Indonesia," ujar VP Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar di Dili, Kamis (17/9/2015).

Benny mengatakan pengembangan bisnis ke Timor Leste sebagai strategi Citilink ke wilayah Luar Sumatera, Jawa, dan Bali. Terlebih dengan datangnya pesawat baru Airbus ke-36 pekan depan.

"Kerja sama ini diarahkan untuk penerbangan ke timur Indonesia dan pener‎bangan regional di Asia dan Australia," paparnya.

Menurutnya, sebagai negara berdaulat Timor Lester punya historis yang erat dengan Indonesia. Ditambah lagi meningkatnya intensitas hubungan dan kerja sama kedua negara khususnya dalam hal bisnis dan pariwisata.

"Sebagai negara berdaulat, Timor Leste memiliki hubungan historis yang erat dengan Indonesia pula, dan kedekatan antar masyarakat kedua negara yang sudah lama," paparnya.

Benny melihat pemerintahan Timor Leste tengah gencar dalam pembangunan infrastruktur. Terlebih dalam bidang pariwisata.

"Timor Leste menawarkan beragam potensi. Banyak turis dari Bali, baik Turis domestik maupun manca negara yang ingin mengunjungi Timor Leste karena keindahan alam dan keunikan budayanya. Citilink dan Air Timor telah menandatangani kerja sama penyediaan pesawat ini sejak tahun 2015, dan pertumbuhan rata-rata ekonomi Timor Leste kini mencapai 8% per tahun," tandasnya.

Sebelumnya, ekspansi anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) ini menjadikan Timor Leste sebagai batu loncatan dalam bisnis. Tak menutup kemungkinan pihaknya akan membuka rute penerbangan luar negeri lainnya seperti Australia.

(edo/ang)