"Selesainya dan langsung beroperasi itu pada akhir 2016," ujar Jonan di Istana Negara, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Rute yang akan dilalui oleh kereta ini adalah dari Stasiun Padang (Simpang Haru) menuju Stasiun Duku (Batang Anai), dan bandara. Rel yang dibangun juga merupakan jalur tambahan sepanjang 4,2 kilometer (km).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jonan tidak ada persoalan pembebasan lahan yang terlalu rumit. Sehingga pembangunannya juga akan berjalan sesuai rencana. "Tidak ada masalah lahan, bisa sesuai rencana kok itu," tegas Jonan.
Proyek ini dibangun oleh pemerintah dengan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015. Berbeda dengan kereta bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang dibangun oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).
"Yang bangun pemerintah (di padang) karena itu takut tidak komersial. Kalau jakarta kan komersial, makanya biar PT KAI yang bangun sendiri," jelasnya.
(mkl/dnl)











































