"Itu kan cadangan kalau masih ada stok, itu cadangan. Cadangan itu bisa keluar bisa tidak kan?" kata Amran seusai menghadiri salat Istisqa bersama Wapres Jusuf Kalla di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2015).
Disebutkan oleh dia, saat ini RI masih memiliki 1,5 juta ton beras. Menurut dia stok sebanyak ini masih bisa hingga akhir tahun karena produksi juga terus berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Cipinang hari Senin baru-baru ini yang masuk 5.000 ton. Yang biasa masuk hanya 3.000 ton tahun sebelumnya. Artinya ini tanda-tanda kalau produksi meningkat," imbuh Amran.
Lalu, apakah ini berarti beras yang diimpor tak akan didistribusikan terlebih dahulu?
"Kita maksimalkan semua yang ada dahulu," jawab Amran.
(ang/ang)











































