Tarif Tol Naik Setiap 2 Tahun Sekali, Ini Dasarnya

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 02 Nov 2015 11:14 WIB
Jakarta -

Mulai 1 November 2015, sebanyak 15 ruas tol mengalami kenaikan tarif rata-rata Rp 500-2.500. Kenaikan tarif tol akan terus terulang setiap 2 tahun sekali, berdasarkan Undang-undang (UU) 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Namun kenaikan akan tetap mempertimbangkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) tol yang terus dievaluasi.

Bagian yang mengatur tentang penyesuaian tarif tol ini diatur pada Pasal 48 Ayat (1) - (5) yang mengatur secara rinci pola penyesuaian tarif tol setiap 2 tahun yang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Dalam Undang-undang ini dijelaskan bagaimana tata cara penerapan tarif baru jalan tol, termasuk ketentuan peraturan di bawahnya.

Seperti dikutip detikFinance, Senin (2/11/2015), berikut dasar kenaikan tarif tol berdasarkan UU Jalan, yaitu:

(1) Tarif tol dihitung berdasarkan kemampuan bayar pengguna jalan, besar keuntungan biaya operasi kendaraan, dan kelayakan investasi.

(2) Tarif tol yang besarannya tercantum dalam perjanjian pengusahaan jalan tol ditetapkan pemberlakuannya bersamaan dengan penetapan pengoperasian jalan tersebut sebagai jalan tol.

(3) Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.

(4) Pemberlakuan tarif tol awal dan penyesuaian tarif tol ditetapkan oleh Menteri.

(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tarif awal tol dan penyesuaian tarif tol sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur dalam peraturan pemerintah.

Selain UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan, ketentuan soal tarif tol diatur oleh Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2005 tentang jalan tol yang kemudian diubah dengan PP No.43 tahun 2013.

(dna/hen)