Ada Kemarau, Produksi Jagung dan Kedelai Tetap Naik

Ada Kemarau, Produksi Jagung dan Kedelai Tetap Naik

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Senin, 02 Nov 2015 21:20 WIB
Ada Kemarau, Produksi Jagung dan Kedelai Tetap Naik
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan produksi komoditas jagung dan kedelai berdasarkan angka ramalan II (Aram II 2015). Produksi komoditas kedua komoditas ini tak terpengaruh musim kering, bahkan luas lahan dan produktivitas mengalami kenaikan.

Produksi jagung dalam Aram II BPS juga diperkirakan β€Žnaik dibanding 2014, yaitu menjadi 19,83 juta ton dari 19 juta ton pada 2014.
Angka ini naik 0,82 juta ton (4,34%).

Kenaikan produksi terjadi di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa masing-masing 0,42 juta ton dan 0,41 juta ton . Kenaikan produksi disebabkan karena kenaikan produktivitas sebesar 1,85 kwintal/hektar (3,73%) dan peningkatan luas panen seluas 22.610 hektar atau naik 0,59%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan produksi jagung terjadi di Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, Sumatera Selatan. Sedangkan penurunan produksi terjadi di Sulawesi Utara, Lampung, Jawa Barat, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Sedangkan produksi kedelai diramalkan naik menjadi 982.970 ton dibanding 954.000 ton di 2014 atau naik 27.970 hektar atau naik 2,93%. Peningkatan produksi terjadi di Pulau Jawa sebanyak 40.160 ton. Kenaikan produksi ini karena kenaikan luas panen seluas 9.160 hektar atau 1,49% dan kenaikan produktivitas sebesar 0,22 kwintal/hektar atau 1,42%.

Kenaikan produksi kedelai terjadi di NTB, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Selatan. Penurunan produksi kedelai terjadi di Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads