Pemerintah Provinsi (Pemda) DKI Jakarta gencar membenahi infrastruktur kota. Pada Desember tahun ini tercatat, dua proyek flyover atau jalan layang bakal rampung dan segera beroperasi mengurai kemacetan di Ibu Kota.
Dua proyek tersebut adalah jalan layang simpang tak sebidang (STS) Permata Hijau dan jalan layang Kuningan.
"Keduanya target kita targetkan 15 Desember 2015 sudah beroperasi," ujar Heru Suwondo, Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Pemprov DKI Jakarta, kepada detikFinance, Jumat (13/11/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan layang STS Permata Hijau memiliki panjang 533 meter menghubungkan kawasan Permata Hijau dengan kawasan Senayan. Sedangkan Flyover Kuningan memiliki panjang 581 meter.
"Keduanya kontrak untuk jangka waktu 1 tahun dari Desember 2014 sampai Desember 2015. Kami awasi ketat supaya pekerjaan selesai tepat waktu. Dan kami cukup apresiasi kontraktor untuk dua proyek ini karena bisa memenuhi tenggat waktu," tuturnya.
Di bidang yang ditanganinya, Heru menjelaskan bahwa ada 3 pekerjaan besar pengurai kemacetan berupa pembangunan jalan layang yang dilakukan Pemda DKI Jakarta tahun ini.
"Ada Flyover Permata Hijau investasinya Rp 131 miliar. Kemudian ada Flyover Kuningan Rp 137 miliar. yang terbesar adalah jalan layang Ciledug-Blok M-Tendean Rp 2,3 triliun," jelas dia.
Diharapkan keberadaan infrastruktur berupa jalan layang tersebut bisa mempermudah akses masyarakat dan mengurangi terjadinya kemacetan di ibu kota.
(dna/hns)










































