Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia ke VII akan diselenggarakan di Bandung pada 22-24 November 2015 mendatang. Munas kali ini sekaligus akan memilih Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2015-2020.
Penandatanganan pakta integritas ini sebagai komitmen untuk mencegah adanya kecurangan-kecurangan dalam pemilihan Ketum Kadin nanti. Sebanyak 130 pemilik suara dalam Munas diminta menandatangani Pakta Integritas hari ini di kantor Kadin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemegang hak suara itu datang dari kadin di daerah, setiap daerah ada 3 suara, ditambah suara dan asosiasi dan himpunan pengusaha.
Pria yang akrab disapa SBS ini menambahkan, Kadin ingin memberikan kebiasaan baik dalam proses pemilihan ketua umum.
"Tujuan Kadin sebagai payung dunia usaha ingin mempelopori budaya baru, kita tidak mendukung praktik-praktik transaksional dan praktik-praktik tidak terpuji dalam memilih calon ketum," ucapnya.
Dengan proses yang bersih dan adil, diharapkan ketua umum yang terpilih nantinya bisa diterima oleh semua pihak, baik di internal Kadin maupun di luar Kadin.β
"Keserasian Kadin dengan pemerintah baik di pusat dan daerah harus diikuti dengan hubungan serasi dan sinergis dengan kadin daerah, kadin pusat, dan pemerintah dengan pemerintah," kata SBS.
Acara penandatanganan pakta integritas ini berlangsung di kantor Kadin lantai 29 Menara Kadin, Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015). Hadir dalam acara ini calon Ketum Kadin Rachmat Gobel, sementara itu Rosan Roeslani tak hadir, namun sudah menandatangani pakta integritas.
(hen/hen)










































