Bahas Hambatan Ekspor, Kementan Kumpulkan Eksportir Buah

Bahas Hambatan Ekspor, Kementan Kumpulkan Eksportir Buah

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 04 Des 2015 14:36 WIB
Bahas Hambatan Ekspor, Kementan Kumpulkan Eksportir Buah
Jakarta - Para eksportir buah-buahan khas Indonesia seperti manggis, salak, dan mangga berkumpul di kantor Kementerian Pertanian siang ini. Mereka diminta datang untuk menyampaikan apa saja hambatan yang dialami selama ini sebagai eksportir buah

Salah satu masalah yang dihadapi para eksportir itu adalah masih dilarangnya buah manggis asal Indonesia untuk masuk ke China. Manggis Indonesia dianggap mengandung logam berbahaya oleh badan karantina di Negeri Tirai Bambu itu.

Supaya bisa masuk, selama ini manggis Indonesia diekspor dulu ke Singapura atau Malaysia yang sudah memiliki perjanjian khusus dengan karantina China, lalu baru dari sana diekspor ke China. Cara ini membuat ekspor manggis kurang efisien.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mau tahu apa saja masalahnya. Khususnya manggis, ‎kita ekspor ke China harus lewat negara lain. Sekarang bagaimana biar bisa langsung ke China," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, saat ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

‎Kementerian Pertanian berencana akan membicarakan masalah ini dengan karantina China. Diharapkan ada kesepakatan supaya buah-buahan asal Indonesia tak dihambat masuk ke sana.

"Nanti ada pertemuan antara karantina kita dengan karantina mereka (China), bilateral," kata Amran.



(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads