Rencana pertemuan itu merupakan pembahasan lanjutan setelah Garuda dan Pertamina bertemu dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
"Kita akan menyampaikan ke Pak Menteri terkait rencana penggunaan Bandara Pondok Cabe," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo di Garuda City Centre, Cengkareng, Selasa (15/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kerjakan bersama. Tim teknis, Pertamina dan Pelita bekerja bagaimana penuhi persyaratan agar bisa beroperasi sesuai requirement Kemenhub," sebutnya.
Terkait izin slot sampai total penerbangan, Garuda masih menunggu pembahasan dan perizinan dari regulator. Intinya, penerbangan dari Bandara Pondok Cabe harus mematuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
"Intinya harus penuhi dulu aspek safety dan security," tambahnya.
Rencana awal, Garuda terbang perdana dari Bandara Pondok Cabe pada Maret 2015. Garuda akan terbang ke 8 destinasi di Jawa bagian tengah, Kalimantan bagian selatan dan Sumatera bagian selatan. Rute tersebut akan dilayani Garuda memakai pesawat ATR 72-600 berkapasitas 70 orang.
(feb/hns)










































