"Kalau double-double track Cikarang-Manggarai selesai, nggak boleh ada lagi perlintasn sebidang. Saya surati kepala daerah setempat yang dilintasi rel kereta bikin under pass atau flyover,β" βkata Jonan, dalam pemaparannya di acara Forum Transportasi, di Hotel Mercure, Hayam Muruk, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2015).
Menurutnya, keberadaan perlintasan sebidang selama ini sangat rawan. Sebagai contoh kecelakaan antara KRL dengan metromini yang menewaskan 13 orang penumpang. Apalagi, dengan adanya perlintasan double-double track ini, lalu lintas kereta akan semakin sibuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonan menambahkan, dengan selesainya double-double track rel kereta api itu, akan mempermudah perjalanan kereta api.
"Kalau sekarang KRL telat itu wajar, karena mereka harus bergantian menggunakan lintasannya dengan kereta jarak jauh. Jadi tentu setelah proyek 10 tahun ini selesai, pasti akan mempermudah perjalanan kereta api," pungkas Jonan.
(adit/rrd)










































