Impor Beras, Jagung, dan Kedelai Naik di 2015

Impor Beras, Jagung, dan Kedelai Naik di 2015

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 19 Jan 2016 10:24 WIB
Impor Beras, Jagung, dan Kedelai Naik di 2015
Jakarta - Pemerintahan Jokowi-JK menargetkan swasembada pangan pada tahun 2017. Tiga komoditas pangan yang dicita-citakan bisa swasembada adalah padi, jagung, dan kedelai (pajale).

Sejumlah upaya pun dilakukan, anggaran untuk Kementerian Pertanian (Kementan) ditingkatkan hingga Rp 32 triliun, naik lebih dari 100%‎ dibanding era pemerintahan sebelumnya.

Tetapi, impor beras, jagung, dan kedelai pada 2015 justru meningkat. Pada 2014 lalu, Bulog hanya membutuhkan impor 300.000 ton beras medium untuk memperkuat stoknya, tahun 2015 dibutuhkan impor 1,5 juta ton beras medium.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data Kementan yang diperoleh detikFinance, Selasa (19/1/2016), impor beras khusus juga mengalami kenaikan dari ‎626.218 ton pada 2014 menjadi 646.939 ton di 2015. Lalu, impor beras ketan naik menjadi 144.060 ton dari sebelumnya 76.333 ton.

Impor jagung yang diperketat oleh Kementan pada Agustus 2015 lalu juga malah melonjak dari 2,580 juta ton di 2014 menjadi 2,727 juta ton. Sedangkan impor kedelai naik dari 1,926 juta ton menjadi 1,964 juta ton.

(drk/drk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads