Jokowi: MRT Dirancang Selama 26 Tahun, Tapi Baru Dibangun Sekarang

Jokowi: MRT Dirancang Selama 26 Tahun, Tapi Baru Dibangun Sekarang

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2016 13:10 WIB
Jokowi: MRT Dirancang Selama 26 Tahun, Tapi Baru Dibangun Sekarang
foto: Jokowi di lokasi groundbreaking kereta cepat (Dana - detikFinance)
Bandung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut proyek kereta cepat sebagai sebuah simbol atau loncatan kebijakan yang diambil dengan sangat cepat. Kecepatan tersebut sangat diperlukan agar Indonesia bisa menyalip ketertinggalan di sisi infrastruktur.

Kecepatan seperti itu, lanjut Jokowi, seharusnya bisa diterapkan jauh-jauh hari untuk pengembangan moda transportasi massal berbasis kereta seperti Mass Rapid Transit (MRT) hingga Light Rail Transit (LRT) di Jakarta.

Untuk kasus MRT, Jokowi menyebut angkutan massal tersebut telah dirancang dan disiapkan selama 26 tahun namun tak kunjung dibangun. MRT Jakarta baru dimulai pembangunannya pada 3 tahun terakhir dan progres pembangunannya dinilai sangat cepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingatkan, MRT Jakarta itu sudah 26 tahun direncanakan, tapi baru sekarang dibangun. Ke depan tidak ada lagi yang lama-lama," kata Jokowi di lokasi groundbreaking kereta cepat di kawasan Walini, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016).

Jokowi menilai, moda angkutan kereta seperti kereta cepat, LRT hingga MRT sangat dibutuhkan untuk mendukung pergerakan masyarakat perkotaan di dalam hingga antar kota. Selama ini, mobilitas orang masih banyak mengandalkan kendaraan pribadi sehingga terjadi kemacetan di mana-mana.

"Makanya kenapa MRT kita putuskan untuk segera dibangun. Kemudian LRT yang sudah lama direncanakan akhirnya benar-benar sudah kita mulai karena transportasi masal semakin dibutuhkan," sebutnya.

(feb/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads