Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengusulkan agar Indonesia memiliki Hari Bea dan Cukai Nasional. Mengingat aktivitas tersebut sudah ada, sebelum terbentuknya organisasi pabean internasional.
"Adalah perlunya Hari Bea dan Cukai Nasional. Aktivitas kepabeanan dan cukai di Indonesia telah dilakukan sebelum organisasi pabean internasional dibentuk," ujarnya dalam upacara bendera di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa (26/1/2016)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh karena itu, serangkaian kajian historis perlu dilakukan untuk menentukan Hari Bea dan Cukai Nasional," kata Bambang.
Bambang juga menyampaikan agar DJBC tetap menjaga kinerjanya semakin baik. Seperti pada 2015, realisasi penerimaan DJBC mencapai Rp 180,4 triliun atau 92,5% dari target penerimaan yang sebesar Rp 195 triliun.
"Di masa datang, tantangan dalam mengemban tugas negara, terutama, dalam mengumpulkan penerimaan negara akan semakin berat. Untuk itu saya minta kepada semua pegawai DJBC agar tetap menjalankan tugas, mengedepankan integritas, bekerja amanah, iklhas, cerdas dan bekerja lebih keras," paparnya. (mkl/feb)











































