Mentan Restui Jual Murah Jagung Impor Lewat Bulog

Mentan Restui Jual Murah Jagung Impor Lewat Bulog

Dina Rayanti - detikFinance
Sabtu, 30 Jan 2016 17:06 WIB
Mentan Restui Jual Murah Jagung Impor Lewat Bulog
Jakarta -

Mulai hari Senin (1/2/2016) mendatang, para peternak bisa menikmati harga jagung Rp 3.500-3.750/kg yang dijual melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Untuk menyediakan jagung dengan harga murah tersebut, Bulog akan membeli pasokan jagung impor yang sempat tertahan karena tidak mendapat rekomendasi impor dari Kementerian Pertanian.

Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR-Indonesia), Singgih Januratmoko mengatakan keputusan ini sudah mendapat rekomendasi dari Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

"Sudah (sudah ada rekomendasi dari Mentan), kemarin Mentan telepon saya, jagung impor harus lewat Bulog. Dia (Mentan amran) telepon saya sesudah rapat dengan Mendag,” ujar Singgih kepada detikFinance, Sabtu (31/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Singgih pun memberi apresiasi kepada Menteri Amran yang mau merespon aspirasi para peternak di tengah sulitnya kondisi ekonomi seperti saat ini.

"Bagi peternak sih intinya segera mendapatkan harga jagung yang wajar dan petani jagung mendapatkan harga yang menguntungkan sehingga semua sejahtera, jadi petani dan peternak harus dibela dan dilindungi Pemerintah," pungkas dia.

Kementerian Pertanian (Kementan) sebelumnya menahan 353.000 ton jagung impor di pelabuhan. Menurut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 57 Tahun 2015 (Permentan 57/2015), impor jagung untuk pakan ternak harus mendapatkan rekomendasi dari Kementan.

Langkah ini sendiri dilakukan Mentan untuk melindungi petani jagung agar harga tidak jatuh sehingga membuat petani jagu dalam negeri dirugikan.

Di sisi lain, buntut ditahannya jagung impor di tengah kelangkaan pasokan lokal, membuat harga jagung melambung hingga Rp 7.000/kg, dari harga normal jagung lokal yang berada di kisaran Rp 3.000/kg. Hal ini ikut memicu kenaikan harga ayam dan telur di awal tahun.

(dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads