Ini Jurusan Prioritas Beasiswa Kemenkeu

Ini Jurusan Prioritas Beasiswa Kemenkeu

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 31 Jan 2016 14:54 WIB
Ini Jurusan Prioritas Beasiswa Kemenkeu
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Sejak tahun 2012, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) rajin menyalurkan beasiswa lewat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Tahun ini, Kemenkeu menargetkan bisa memberikan 5.000 penerima beasiswa (awardee) untuk kuliah ke universitas baik dalam maupun luar negeri.

Direktur Utama LPDP, Eko Prasetyo mengungkapkan, Kemenkeu memprioritaskan sejumlah jurusan studi tertentu yang bisa diterima aplikasi beasiswanya mulai tahun ini. Hal ini membuat peluang pendaftar untuk diterima di LPDP lebih besar.

"Kita prioritaskan untuk pendaftar yang merencanakan studi di peternakan, pertanian, kesehatan, kedokteran, dan maritim. Karena ini masuk prioritas pembangunan juga, jadi bisa dipakai saat mereka kembali untuk mengabdi," katanya ditemui di acara Welcoming Alumni LPDP 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (31/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, bukan berarti hanya jurusan tersebut yang di prioritaskan untuk diterima. Ia mencontohkan, jurusan di luar tersebut, asalkan memiliki keterkaitan dengan sektor-sektor tersebut juga akan masuk ke skala prioritas.

"Misal ambil jurusan ekonomi, tapi ekonomi yang berhubungan dengan manajemen pertanian, atau maritim itu kita dahulukan. Atau yang lagi kita dulukan ekonomi kreatif. Jadi kalau mau diterima LPDP harus cerdas pilihannya," terang Eko.

Di luar itu, sambung Eko, Kemenkeu juga menyediakan jalur khusus untuk pendaftar dari jalur afirmatif seperti daerah terpencil dan pendaftar yang masuk golongan ekonomi kurang mampu.

"Kita wajib minimal sediakan 30% untuk pendaftar afirmatif, artinya peluang dia lebih besar dibanding harus bersaing di reguler. Anda misal dari Nunukan atau daerah terpencil lain bisa masuk jalur khusus ini. Begitu pun anak berprestasi dari yang kurang mampu," kata Eko.

"Standar pun tidak kita samakan. Yang reguler harus bisa Bahasa Inggris, yang afirmatif nilai TOEFL pas-pasan tak masalah, asal sesuai kriteria. Nanti kita sediakan 1 tahun kursus bahasa yang juga kita tanggung biayanya," imbuhnya.

Eko mengungkapkan, tahun lalu jumlah pendaftar LPDP sebanyak 54.000 peserta, dengan jumlah yang diterima aplikasinya sebesar 4.500 orang. Tahun ini pihaknya menambah jumlah penerimanya menjadi 5.000 orang. Alokasi yang dana yang dianggarkan sebanyak Rp 1,3-1,7 triliun hingga akhir tahun. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads