PT Sentral Grain Terminal (SGT), salah satu importir jagung yang berada di Cilegon, Banten, menjadi lokasi operasi pasar. Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti, sempat meninjau fasilitas pengolahan hingga gudang milik SGT.
Djarot mengatakan, jagung tersebut langsung dijual ke peternak ayam berdasarkan data populasi dan peternak setiap daerah yang dikeluarkan PINSAR atau Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia. Harga jual ke peternak sebesar Rp 3.600/kilogram (kg).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain NPWP dan identitas perusahaan, Djarot menegaskan, jagung tersebut hanya untuk konsumsi peternak sendiri.
"Tidak boleh diperjualbelikan, hanya untuk kebutuhan sendiri," kata Djarot. (hns/feb)










































