Polemik Kereta Cepat, Sofyan Djalil: Kita Harus Lihat ke Depan

Polemik Kereta Cepat, Sofyan Djalil: Kita Harus Lihat ke Depan

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 05 Feb 2016 16:09 WIB
Polemik Kereta Cepat, Sofyan Djalil: Kita Harus Lihat ke Depan
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Sofyan Djajil meminta polemik pembangunan kereta cepat diakhiri. Ia mengungkapkan, alasan utama dibutuhkannya pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung sepanjang 142 kilometer (km).

Kereta cepat dibangun untuk mempersiapkan transportasi masa mendatang karena ke depan, transportasi massal yang cepat sangat diperlukan untuk mendukung pergerakan penumpang.

"Bayangkan 30 tahun yang akan datang, 50 tahun yang akan datang, Jawa ini akan menjadi kota pulau, Jakarta dan Bandung dalam perspektif ini kita harus lihat ke depan," katanya ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofyan menilai, dirinya masih menerima alasan masyarakat yang kontra terhadap kereta cepat jika melihatnya dari aspek keselamatan namun, bukan memperdebatkan urgensi kereta cepat untuk masa sekarang.

"Kalau orang memperdebatkan aspek keselamatan itu memang perlu, tapi bahwa bangsa kita ini memang membutuhkan, jangankan Jakarta-Bandung, tapi Jakarta-Surabaya juga diperlukan," tandasnya.

Jika hanya berorientasi untuk jangka pendek, Sofyan menilai ribut-ribut kereta cepat tak akan selesai.

"Bayangkan Jawa ini akan jadi kota pulau pada 2030. Semua kota itu akan tersambung menjadi satu, nah saat itu kita memerlukan kereta cepat bukan hanya satu, mungkin 2, mungkin 3 dalam perspektif seperti itu. Tapi sekarang orang melihat kan hari ini, maka terjadi perdebatan, itu saya pikir begitu," tutupnya. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads