Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan pertimbangan permintaan ini adalah pada biaya yang lebih ringan bila dibangun menggunakan APBN.
"LRT Jawa Barat, Bandung Raya, itu kita lebih cenderung dibiayai APBN," ujar Ahmad Heryawan usai menghadiri pertemuan Gubernur se-Jawa dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (12/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau diserahkan ke swasta kita khawatir masyarakat nanti tidak sanggup membayar. Pastikan kalau dibiayai swasta apalagi dipaketkan satu dengan kereta cepat kita khawatir biaya tinggi. hitung-hitungannya hanya bisnis karena swasta ingin untung," tutur Aher
"Wajar sebenarnya, tapi nantinya yang dibebani adalah masyarakat karena tarif yang tinggi. Kalau mahal kan jadi lucu. Masa LRT Jakarta murah, LRT Bandung Raya malah mahal," sambung dia. (dna/hns)











































