Hal itu disampaikan Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, saat ditemui di Gedung Sate, Bandung, Selasa (16/2/2016).
"Kita sih cenderungnya LRT itu dibiayai oleh APBN, kalau swasta khawatirnya tarifnya mahal. LRT beres tapi enggak ada yang naik bagaimana," ujar Aher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan tersebut akan disampaikan Aher pada Presiden melalui Kementrian Perhubungan. Bila nantinya daerah diminta kontribusinya, Aher mengaku siap.
"Kalau diserahkan ke pusat, tentu nanti daerah baik provinsi maupun kabupaten kota diminta kontribusinya lewat APBD. Ya harus bersedia," katanya.
Aher pun membandingkan proyek LRT di Jakarta yang juga didanai APBN dengan bantuan dari Pemda. "Masak nanti LRT Jakarta lebih murah daripada LRT Bandung," tuturnya.
Namun Aher belum mengetahui berapa kira-kira dana yang dibutuhkan untuk pembangunan LRT Bandung Raya. (tya/wdl)











































