Mengintip 'Jeroan' Pesawat Citilink A320 Senilai Rp 668 Miliar

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 01 Mar 2016 11:45 WIB
Foto: Ardan Adhi Chandra
Tangerang - Citilink Indonesia hari ini menerima kedatangan 1 unit pesawat baru Airbus 320, dari 8 unit pesawat sejenis yang dipesan sepanjang 2016. Untuk mendatangkan 1 unit A320 dengan skema sewa atau leasing, maskapai Low Cost Carrier (LCC) ini harus merogoh kocek US$ 50 juta atau setara Rp 668,5 miliar (asumsi US$ 1 = Rp 13.370).

Penyambutan kedatangan dilakukan di Hanggar GMF AeroAsia, area Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. detikFinance pun berkesempatan mengintip ke dalam kabin pesawat A320 seri Sharklet.


Kabin A320 Citilink (Ardan-detikFinance)


Di dalam kabin, dua orang pramugari berparas ayu dengan seragam berwarna hijau menyambut para jurnalis dan manajemen Citilink. Kursi pesawat ada yang dibungkus dengan sarung berwarna hijau, yang merupakan warna khas Citilink.

Kursi penumpang A320 (Ardan-detikFinance)


Pramugari juga sempat menunjukkan lebarnya bagasi atas atau kompartemen yang berada di atas kursi.  Pesawat A320 yang dipesan Citilink ini bisa membawa 185 penumpang.

Pramugari menunjukkan cabin pesawat (Ardan-detikFinance)


Tak berhenti di situ, rombongan diizinkan untuk menengok ruang kokpit pesawat. Di sinilah para pilot dan co-pilot Citilink membawa penumpang terbang dari satu bandara ke bandara lain. Teknologi navigasi pesawat ini memakai sistem digital yang terbaru.

Kokpit pesawat A320 (Ardan-detikFinance)


Para Direksi dan rombongan jurnalis berada hanya 10 menit di dalam pesawat. Usai berkeliling, rombongan kembali ke hanggar GMF.

Di tempat yang sama, Senior Manager Engineering Citilink, Sarma Damanik menyebut pesawat A320 seri Sharklet dinilai lebih efisien dari sisi konsumsi bahan bakar daripada pesawat sejenis generasi lama. Pesawat yang dipesan memakai mesin jet buatan General Electric (Amerika Serikat) kerjasama dengan Snecma (Prancis)

"Improvement sayapnya ditekuk (Sharklet) untuk efisiensi bahan bakar. Desain ini membuat hambatan berkurang sehingga konsumsi BBM berkurang. Ini lebih efisien antara 7-9% dari sebelumnya," ujar Sarma.

Airbus 320 Sharklet Citilink (Ardan-detikFinance)
(feb/hns)