Tahap awal, Garuda Indonesia akan menyediakan 3 kali penerbangan dalam sepekan dengan pesawat Bombardier CRJ-1000 yang berkapasitas 96 penumpang. Tarif tiketnya sebesar Rp 1,3 juta untuk kelas ekonomi.
"Tiketnya nanti Rp 1,3 juta ke (Bandara) Silangit," ujar Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Arif Wibowo kepada detikFinance ditemui di Hotel Sari Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penerbangan pukul 08.50 WIB dari Cengkareng dan sampai sama jam 10.50 WIB di Silangit. Penerbangan akan dilakukan pada hari Jumat, Selasa, dan Minggu. Kita ikuti pattern (pola) dan perilaku dari pasar perjalanan ke Danau Toba," jelas mantan Direktur Utama Citilink ini.
Penggunaan Boeing 737-800 akan mulai dilakukan jika panjang dan penguatan landasan Bandara Silangit telah disiapkan oleh operator bandara, PT Angkasa Pura II.
"Kita mulai minggu depan terbang. Kita sudah kalkulasi semua, sambil promosi, kapan lagi kita memulai. Saya yakin 3-6 bulan ke depan landasan sudah diperpanjang dan diperkuat," pungkas Arif.
Di tempat yang sama, Direktur Komersial Garuda Indonesia, Handayani membenarkan bahwa harga tiket dari Bandara Soekarno-Hatta ke Silangit dipatok seharga Rp 1,3 juta untuk sekali penerbangan.
"Kalau tepatnya antara Rp 1,2 juta sampai 1,3 juta. Itu semua kelas ekonomi kalau dengan pesawat Bombardier. Itu full service jadi dapat makan," tutur Handayani. (feb/feb)










































