Follow detikFinance
Jumat, 18 Mar 2016 07:06 WIB

7 Tips Berbisnis Aman dengan Kerabat dan Anggota Keluarga

Tung Desem Waringin - detikFinance
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Berbisnis dengan kerabat kadang kala terasa sulit, karena harus menyeimbangkan antara dunia pekerjaan dan persaudaraan. Saat keadaan sedang kondusif berbisnis dengan keluarga terasa mudah dan menyenangkan, namun apabila sedang berselisih paham, dampak yang dihasilkan terhadap bisnis juga tidak main-main.

Akan tetapi, bukan berarti bekerja sama dengan mereka pasti selalu buruk. Jika kamu pintar mengondisikannya, justru hal itu bisa jadi kesempatan yang luar biasa. Oleh karenanya, berikut tujuh tips berbisnis dengan anggota keluarga.

1. Selesaikan Masalah Sedini Mungkin

Jika sudah mulai merasa ada biang perselisihan di antara kamu dan kerabat, segera atasi permasalahan tersebut sebelum semuanya semakin buruk. Bangun komunikasi yang cair dan terbuka untuk temukan solusi yang terbaik, Selain itu berusalah untuk memisah urusan antara pekerjaan dan kekerabatan. Agar profesionalitas kerja tetap terjaga.

2. Kejelasan Status

Saat memperkenalkan kepada seluruh staf, jangan sembunyikan fakta bahwa karyawan baru yang akan bergabung di perusahaan kamu adalah kerabat atau bahkan teman dekat. Karena dalam hal apapun perlu adanya kejujuran dan keterbukaan agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat berdampak buruk terhadap bisnis. Selain itu pastikan bahwa karyawan baru tersebut mendapat perlakuan yang sama seperti karyawan lainnya.

3. Perlakukan Semua Orang Dengan Adil

Jika kamu membangun bisnis dengan pasangan atau saudara dekat, upayakan untuk membangun profesionalitas sebaik mungkin dan jangan beri perlakuan terlalu istimewa kepada mereka. Sikapi semua orang dengan adil, sebab di tempat kerja, semua orang adalah karyawan, dan masing-masing dari mereka harus menunjukkan rasa hormat yang sama.

4. Promosikan Berdasarkan Prestasi

Mempromosikan jabatan untuk kerabat boleh saja, asal promosi tersebut berdasarkan pada keterampilan, kemampuan dan kompetensi yang sesungguhnya.

5. Bicarakan Risiko

Ini juga penting untuk kamu bicarakan. Analisis risiko dalam berbisnis mutlak diperlukan. Bahkan risiko terburuk pun juga harus kamu bicarakan secara terbuka, misalnya kemungkinan putusnya pertemanan kamu, diskusikan hal tersebut dengan intens untuk mengantisipasi apabila hal itu benar-benar terjadi dan bagaimana mencegahnya.

6. Kesepakatan Tertulis

Kesepakatan tertulis merupakan hal yang sangat penting dalam berbisnis dengan anggota keluarga dan kerabat dekat. Buatlah peraturan secara detail pada awal pembentukan kerja sama,mengenai peran kamu dan kerabat di dalam perusahaan nantinya.

7. Tentukan Bagi Hasil

Akan lebih baik jika kamu lakukan kesepakatan bagi hasil yang profesional. Karena jika tidak segera kamu lakukan, ke depannya berbagai hal akan menjadi sulit apalagi jika hubungan kalian sudah semakin erat. Sebab semakin eratnya hubungan kalian otomatis rasa sungkan akan semakin tumbuh dan hal itu bisa menyebabkan kecanggungan dengan kerabat semakin jelas, terutama saat membicarakan bisnis. Jadi, segera tentukan bagi hasil dari awal yang jelas.

Mau eBook Tentang "Rahasia Orang Kaya Dalam Mengumpulkan Pundi Kekayaan Sehingga Mereka Sampai Saat Ini Semakin Kaya" senilai Rp 397.000,- Khusus Hari Ini Gratis Untuk Anda. Klik di Sini Untuk Download. (wdl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed