Sensus Ekonomi: BPS Survei Uber, Grab, Go-Jek Hingga Perusahaan Raksasa

Sensus Ekonomi: BPS Survei Uber, Grab, Go-Jek Hingga Perusahaan Raksasa

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 18 Mar 2016 11:28 WIB
Sensus Ekonomi: BPS Survei Uber, Grab, Go-Jek Hingga Perusahaan Raksasa
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyisir seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan sensus ekonomi 2016. Tidak hanya para pedagang dengan unit usaha kecil, namun juga perusahaan raksasa di Indonesia. Sektor e-commerce juga akan disasar.

"Pokoknya dari penyediaan jasa, seperti tukang cukur, salon, pedagang eceran hingga perusahaan raksasa itu akan kita survei dari dalam dan luar negeri. Pokoknya yang ada di Indonesia," kata Kepala BPS Suryamin, usai apel siaga di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Suryamin merinci, sektor ekonomi untuk saat ini terbagi atas pertambangan dan penggalian, konstruksi, aktivitas keuangan dan asuransi, industri pengolahan, perdagangan, real estate, listrik, pengangkutan, informasi dan komunikasi serta sewa guna usaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu semua industri yang sudah terbagi atas sektor dari sensus sebelumnya," terangnya.

Sektor baru yang akan masuk dalam sensus adalah perdagangan berbasis elektronik atau e-commerce. Ini seiring dengan perkembangan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Jadi yang berkembang sekarang itu juga kita sensus. Sangat berbeda dari sensus sebelumnya. Sekarang ada buka lapak, perdagangan via internet. terus ada Go-Jek juga, uber, grab itu akan kita survei," papar Suryamin.

Selain itu, BPS juga akan menyisir kegiatan non profit. Misalnya, aktivitas kesehatan manusia dan sosial, kesenian, hiburan, pendidikan, serta lembaga badan internasional yang beraktivitas di Indonesia.

"Bahkan kegiatan non profit juga dicakup dalam sensus ekonomi. Ini penting untuk pemerintah," tukasnya. (mkl/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads