Follow detikFinance
Kamis, 07 Apr 2016 14:58 WIB

Berapa Modal Awal Buka Usaha Laundry?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Memulai bisnis tak selamanya butuh modal besar. Salah satunya adalah bisnis jasa cuci pakaian atau sering disebut laundry.

Bisnis ini bisa dimulai dengan modal tak terlalu besar untuk belanja peralatan.

"Minimal ya mesin cuci sama setrikaan. Kalau mau second juga bisa di atas Rp 500 ribu itu mesin cuci, setrikaan second paling Rp 25.000. Kalau second risikonya seperti itu, nggak jamin seperti apa. Tapi buat permulaan bisa," tutur Sekretaris Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) wilayah Jawa Timur, Neha kepada detikFinance saat pagelaran Clean and Laundry Expo 2016 di JIExpo, Jakarta Utara, Kamis (7/4/2016).

Kebanyakan pelaku usaha laundry memilih sistem laundry kiloan dengan kisaran Rp 6.000 sampai Rp 7.000 per kilogram (kg).

"Laundry kebanyakan per kilo. Sehari rata-tata 100 kilogram (kg) di Surabaya. Di Surabaya untuk cuci, kering, setrika Rp 6.500 per kilogram (kg)," jelas Neha.

Potensi usaha laundry saat ini tengah berkembang dengan pesat. Ia juga mengungkapkan bahwa hanya butuh hitungan hari untuk mendapatkan modal awalnya kembali.

"Satu minggu bisa kembali Rp 500 ribu itu kalau daerah strategis dan pelayanannya bagus, itu pasti dicari," pungkas Neha.

Selain itu, dalam mengembangkan usaha laundry, pelaku usaha dituntut untuk aktif mengadakan promosi. Hal ini dilakukan agar target bisnis tertarik menggunakan jasa laundry tersebut.

"Balik modal tergantung kecepatan dia. Kalau mau cepat balik modal dia harus kerja keras, promosi juga harus gencar," ujar Neha.

Saat ini usaha laundry sedang menjadi pilihan banyak orang karena potensi bisnis yang menjanjikan.

"Menjamin lho, banyak teman-teman kami yang resign karena laundry. Mereka lebih memilih usaha laundry daripada jadi karyawan," jelas Neha.

Pelaku bisnis laundry juga perlu memperhatikan lokasi usaha mereka agar usaha bisa bertahan lama. Beberapa lokasi strategis menjadi incaran seperti kampus, kos-kosan, hingga daerah perkantoran.

"Biasanya dekat hotel mereka lempar keluar. Kampus, kosa kosan rumah , kantor," pungkas Neha.

Omzet yang dihasilkan dari usaha jasa cuci pakaian ini juga tidak sedikit. Angkanya bisa menyentuh hingga belasan bahkan puluhan juta.

"Omzet per bulan itu rata-rata untuk bayar 5 sampai 7 pegawai diatas Rp 15 juta. Kalau laundry besar saya pernah dengar paling banyak 2 ton per hari, dihitung saja per kilonya misalkan Rp 7.000," ujar Neha. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed