Produksi Kopi RI Tertinggal Dibanding Vietnam

Produksi Kopi RI Tertinggal Dibanding Vietnam

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 08 Apr 2016 15:40 WIB
Produksi Kopi RI Tertinggal Dibanding Vietnam
Foto: Muhammad Idris - detikFinance
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Lembong menyebut kopi Indonesia sebagai salah satu kopi yang terbaik di dunia. Kendati demikian, jumlah ekspor kopi Indonesia masih kalah dibanding negara tetangga seperti Vietnam.

"Indonesia punya peluang istimewa. Meski dari sisi kuantitas kalah dengan Vietnam, kita bisa menang di aspek kualitas mutu," kata Lembong saat mengumumkan keikutsertaan kopi Indonesia di ajang Speciality Coffee Association of America (SCAA), di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Meski kualitasnya bisa dibilang di atas kopi Vietnam, kopi Indonesia malah justru kurang dikenal dunia akibat kurangnya promosi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih kurang upaya mengembangkan branding kita, karena masih relatif baru. Tapi kita sudah ada perintis-perintis, dari sisi pemerintah kita harus bisa menggenjot supaya bisa mendunia," ujar Lembong.

Apalagi, kecenderungan kopi saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup di seluruh dunia.

"Kopi bukan hanya nilai tapi gaya hidup atau lifestyle. Semua akan bersatu dengan budaya, karakter, dan citra. Saya kira kita bisa mengalahkan banyak negara, bisa unggul dengan citra kita, dengan varietas, bahkan romantisme," jelas Lembong.

Dari data Kementerian Perdagangan pada 2015, nilai ekspor kopi Indonesia tercatat sebesar US$ 1,19 miliar atau meningkat 15,21% jika dibandingkan periode 2014.

Dari nilai tersebut, Amerika Serikat (AS) menjadi negara tujuan ekspor paling utama dengan nilai ekspor US$ 281,15 juta atau 23,47% dari total pasar ekspor kopi Indonesia, disusul Jepang dengan nilai US$ 104,96 juta (8,7%), Jerman US$ 88,4 juta (7,4%), Italia US$ 84 juta (7%), dan Malaysia US$ 70,8 juta (5,9%). (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads