Kurangi Impor, 10 Pabrik Gula Baru Akan Dibangun

Kurangi Impor, 10 Pabrik Gula Baru Akan Dibangun

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2016 13:45 WIB
Kurangi Impor, 10 Pabrik Gula Baru Akan Dibangun
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Produksi gula dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga pemerintah harus mengimpor gula dari beberapa negara seperti Thailand, Australia, dan Singapura.

Untuk mengurangi ketergantungan gula impor, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pemerintah merancang beberapa program, di antaranya mendukung rencana pembangunan 10 pabrik gula baru dan pengembangan pabrik gula tua. Sepuluh pabrik gula baru tersebut, lanjut Amran, nantinya akan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

"Rencana mengembangkan pabrik gula 10 unit di seluruh Indonesia. Rencana di Sulawesi Tenggara, daerah Kalimantan kalau ada yang cocok iklimnya, kemudian eksisting yang ada," jelas Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk percepatan pendirian pabrik gula baru, Kementan akan membantu para investor dengan jalan menyediakan lahan.

"Kita membantu memfasilitasi lahannya bilamana tidak cukup," ujar Amran.

Sampai saat ini, pembangunan pabrik gula baru yang baru dimulai, yaitu di daerah Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pabrik gula baru di wilayah tengah Indonesia ini nantinya akan didukung oleh lahan tebu 15.000 hektar. Kehadiran pabrik dan lahan tebu baru ini diharapkan mampu mengurangi impor gula.

"Sekarang sudah ada Dompu, sebentar lagi mungkin sudah giling 6.000 hektar. Akan mengembangkan sampai 10.000 sampai 15.000 hektar," imbuh Amran.

Amran mengaku pemerintah tidak memiliki dana besar untuk membangun pabrik gula baru sehingga pemerintah mengundang investor untuk membangun dan mengembangkan pabrik gula nasional. Untuk membangun 1 pabrik gula berkapasitas, setidaknya memerlukan investasi Rp 5 triliun.

"Satu pabrik kalau 10 ribu TCD itu kurang lebih Rp 5 triliun," tutur Amran. (feb/feb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads