Setelah Punya Bandara Cantik, Balikpapan Akan Punya Tol

Ekspedisi Langit Nusantara

Setelah Punya Bandara Cantik, Balikpapan Akan Punya Tol

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 29 Apr 2016 14:12 WIB
Setelah Punya Bandara Cantik, Balikpapan Akan Punya Tol
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pembangunan infrastruktur di Balikpapan, Kalimantan Timur terbilang pesat. Saat ini, kota minyak di Kalimantan ini telah memiliki bandara mewah dengan konsep green airport dan mal di dalam bandara. Bandara tersebut bernama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman atau dikenal dengan bandara Sepinggan.

Pengembangan infrastruktur di Balikpapan tidak berhenti di situ. Balikpapan akan tersambung tol dengan ruas Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,2 kilometer (km).

Bagaimana perkembangan proyek ini?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hery Trisautra Zuna mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan tahap akhir proses lelang investasi jalan tol pertama di Pulau Kalimantan tersebut.

"Sekarang sudah tahap pemasukan dokumen lelang. Dokumen penawaran dari pihak-pihak yang sudah lolos pra kualifikasi. Nanti dokumennya sedang kita pelajari siapa yang memberikan penawaran lebih baik. Hasilnya akan kita umumkan," kata dia dihubungi detikFinance beberapa waktu lalu.

Berdasarkan jadwal, pengumuman pemenang lelang akan dilakukan pada 2 Mei 2016.

Dari catatan BPJT, ada dua konsorsium atau gabungan perusahaan yang dinyatakan lolos tahap pra kualifikasi dan boleh ikut dalam proses lelang tahap selanjutnya.

Pertama adalah Konsorsium PT Jasa Marga (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Bangun Tjipta Sarana.

Konsorsium kedua adalah Konsorsium PT Citra Marga Nusaphala Persada, PT Kaltim Bina Sarana Konstruksi, PT Brantas Abipraya, PT Istaka Karya.

Tahap selanjutnya adalah penetapan pemenang lelang oleh Menteri PUPR dan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

Sembari menyelesaikan proses lelang, tim di lapangan saat ini juga tengah giat bergerak menyelesaikan proses pembebasan lahan.

Perkembangan terbarunya pun cukup menggembirakan. Seksi I sepanjang 22,03 km dari Balikpapan Km 13-Samboja telah bebas tanahnya sebesar 90%.

Seksi II 30,98 km dari Samboja-Muara Jawa pembebasan lahannya sudah mencapai 98,3%, Seksi III 17,3 km dari Muara Jawa-Plaran pembebasan lahannya sudah mencapai 85,85%.

Kemudian Seksi IV 17,95 km dari Palaran-Samarinda pembebasan lahannya sudah mencapai 62,72% dan terakhir Seksi V 11,09 km saat ini pembebasan lahannya sudah mencapai 55,22%.

"Secara umum sudah oke lah. Nanti lelang selesai diharapkan bisa lanjut konstruksi segera," pungkas dia.

Para investor ini sendiri akan melakukan pembangunan untuk Seksi II, III dan IV, sedangkan Seksi I dan V akan dikerjakan oleh Pemerintah.

Seksi I sepanjang 22,03 km dibangun menggunakan dana patungan APBN dan APBD, sementara Seksi V sepanjang 11,09 km dibangun dengan pinjaman dari China senilai Rp 848,55 miliar.

Dari total seksi pekerjaan yang menjadi dukungan Pemerintah tersebut, saat ini sudah terbangun 7,8 km.

Ekspedisi Drone Elang Nusa

Hari ini, Jumat (29/4/2016), Drone Elang Timur terbang dari Kota Balikpapan di Kalimantan Timur menuju Banjarmasin di Kalimantan Selatan. Sejak 14 April 2016, program Drone Telkomsel dimulai dan akan berlanjut hingga 14 Mei 2016. Program Drone Telkomsel ini diberi nama Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa). Ini adalah ekspedisi ambisius yang akan berjalan satu bulan penuh.

Telkomsel akan menjelajahi Indonesia sekaligus menguji kehebatan jaringan broadband-nya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.

Dalam ekspedisi Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,4 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 km.

Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah melalui jaringan terbaik Telkomsel ke www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded.

Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota di antaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta dan Malang.

Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo.

Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Denpasar. Selain menangkap berbagai keindahan dari alam Indonesia, dalam perjalanannya, Elang Barat dan Elang Timur juga akan menyapa masyarakat yang berada di kota-kota yang dilewati.

"Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia" (feb/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads