KAI Remajakan 890 Kereta, 51% Berusia 30-50 Tahun

KAI Remajakan 890 Kereta, 51% Berusia 30-50 Tahun

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 03 Mei 2016 17:52 WIB
KAI Remajakan 890 Kereta, 51% Berusia 30-50 Tahun
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), Edi Sukmoro, menyebut pihaknya bakal merevitalisasi usia armada. Setidaknya, KAI akan membeli 890 kereta penumpang kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif.

Dari 890 armada yang bakal diganti, sebanyak 51% kereta berusia di atas 30 tahun.

"Total kereta yang akan kita ganti adalah 890 kereta (K1, K2, K3), di mana 51% usianya sudah 30-50 tahun," kata Edi di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usia teknis kereta yang diperkenankan secara keselamatan ialah 33 tahun. Bila melebihi usia itu, Edi mengakui ada potensi mengganggu perjalanan kereta dan penumpang di atasnya.

"Life time-nya seharusnya 33 tahun, sehingga kalau ada kelebihannya dan diperbaiki, maka akan berisiko," sebutnya.

Proses peremajaan telah dimulai. Tahun 2016, BUMN operator kereta ini membeli 300 unit.

"890 kereta mau kita cicil. Tahun ini 300 kereta, jadi 300 kereta per tahun. Kalau terealisasi bisa menggeser kereta usia tua di atas 31 tahun," sebutnya.

Saat ditanya harga, Edi tak merinci secara detail terkait harga kereta yang dipesan.

"Rp 500 juta untuk kereta barang, kalau kereta angkut penumpang belum tahu," ujarnya. (feb/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads