Sultan: Pembebasan Lahan Bandara Kulonprogo Tunggu Hasil Appraisal

Sultan: Pembebasan Lahan Bandara Kulonprogo Tunggu Hasil Appraisal

Edzan Raharjo - detikFinance
Selasa, 10 Mei 2016 18:20 WIB
Sultan: Pembebasan Lahan Bandara Kulonprogo Tunggu Hasil Appraisal
Foto: Bagus Kurniawan
Yogyakarta - Presiden Joko Widodo meminta agar pembangunan Bandara baru New Yogyakarta Interational Airport (NYIA) di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), segera terlaksana. Hal ini karena Bandara Adisudjipto, Yogyakarta yang ada sekarang ini sudah kelebihan kapasitas.

Menanggapi hal itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa proses persiapan untuk pembangunan Bandara Kulonprogo masih terus berjalan. Saat ini, proyek Bandara Kulonprogo masih menunggu hasil appraisal (tim penilai) terkait dengan pembebasan lahan dan nilai ganti rugi.

"Belum ada keputusan, masih menunggu hasil appraisal. Pembebasan apakah mesti harus 650 (hektar) apa tidak bisa kurang. Tapi keputusan itu baru nanti setelah appraisal," kata Sultan di komplek Kepatihan, Jl Malioboro, Yogyakarta, Selasa (10/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan soal pembebasan lahan dan jumlah ganti rugi masih menunggu hasil appraisal. Ada kemungkinan, lahan yang dibebaskan kurang dari 650 hektar namun hal itu kewenangan Presiden.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo di Jakarta  menggelar rapat terbatas membahas rencana pembangunan bandara baru di Yogyakarta itu. Presiden menyampaikan bahwa saat ini, Bandara Adisutjipto melayani 3,5 juta penumpang per tahun, padahal kapasitas sebenarnya hanya 1,5 juta penumpang. Dengan pembangunan bandara baru, maka akan memberikan dampak dan nilai tambah pada perekonomian daerah, khususnya DIY dan sekitarnya. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads